Investasi yang Tidak Kalah Penting
Ketahui apa yang perlu dilakukan
Saya pernah mendengar bagaimana orang Jepang mewariskan cerita tentang bencana tsunami secara turun-menurun pada anak-anaknya. Pelatihan mengenai bencana juga kerap dilakukan di sekolah dan kantor. Kita bisa meniru kesiapan mereka dengan cara-cara berikut ini.
- Membuka diskusi tentang bencana dengan anak
Ceritakan pada anak tentang tanah yang bergoyang karena gempa, atau ombak yang menggulung tinggi saat terjadi tsunami. Ceritakan juga bahwa binatang sangat peka dan bisa merasakan bencana alam sebelum terjadi. Ada kemungkinan cerita tentang bencana dapat membuat anak merasa tidak nyaman atau bahkan takut. Maka, gunakanlah cara yang menyenangkan dan mudah diingat anak seperti lewat dongeng atau role play. Tak hanya itu, dengan buku cerita bergambar atau bermain, kita bisa menjelaskan pada anak apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana.
- Ajak anak mengenal situasi di sekitar rumah dan sekolah
Saat menyusun jalur evakuasi di dalam rumah, anak perlu mengenali dengan baik kondisi rumah. Mengenali lingkungan sekitar juga penting sehingga saat terjadi bencana, anak dapat lebih waspada dan tahu bagaimana bertindak. Ajak anak-anak berjalan di sekitar rumah untuk tahu di mana ada bangunan, tiang listrik, saluran got, pohon-pohon tinggi, atau sungai, serta bagaimana kontur wilayah sekitar.
- Safety steps
Mommies mungkin pernah melihat tayangan iklan kesiapan bencana di televisi? Langkah-langkah keselamatan juga penting untuk diajarkan pada anak, terutama jika ia sedang berada di sekolah atau tempat umum ketika bencana terjadi. Ajak anak untuk mengingat dan berlatih langkah-langkah ini secara teratur. Seperti halnya menceritakan bencana pada anak, safety stepsjuga dapat dikenalkan lewat cara menyenangkan seperti dengan komik, games, atau coloring book.
Safety steps saat terjadi gempa, kebakaran, dan banjir dapat diajarkan pada anak dengan cara yang simpel. Simak apa saja safety steps tersebut pada artikel Keluarga Siaga Bencana berikutnya, ya, Mommies!

0 komentar:
Posting Komentar